BERITA

Perbedaan Benang 20S, 24S, dan 30S dalam Industri Tekstil

11 Jan 2026   |   80 Dilihat   |   Kategori Berita: Edukasi

Menentukan jenis benang yang tepat adalah langkah awal untuk menghasilkan produk tekstil berkualitas. Saat Anda memilih benang seperti 20S, 24S, dan 30S, angka-angka tersebut sebenarnya bukan sekadar kode, melainkan indikator penting yang menentukan karakter kain yang akan dihasilkan. 

Karena itu, memahami perbedaan benang 20S, 24S, dan 30S sangat krusial untuk produksi kaos, apparel, atau kebutuhan tekstil Anda lainnya.

 

perbedaan benang 20s, 24s, 30s

Sumber gambar: Fibre2Fashion

 

 

Apa Itu Angka “20S, 24S, 30S” dalam Benang?

Sistem penomoran Ne (UK Standard)

Dalam dunia tekstil, angka seperti 20S, 24S, dan 30S merujuk pada sistem penomoran English Cotton Count (Ne), sebuah metode tak langsung yang menunjukkan kehalusan benang berdasarkan panjang benang per berat tertentu. Semakin tinggi angka count, semakin halus benang tersebut. Dengan kata lain:

  • 30S: lebih halus dan tipis
  • 24S: menengah
  • 20S: lebih tebal dan berat
     

Secara teknis, angka S ini menunjukkan berapa banyak panjang benang (dalam satuan tertentu) yang ada dalam satu pound berat benang. Jadi, angka yang lebih besar berarti lebih banyak panjang benang (lebih halus).

 

Perbedaan Ketiga Jenis Benang

1. Benang 20S (Kuat & Tahan Lama)

Karakteristik utama

  • Lebih tebal dan berat dibanding 24S dan 30S.
  • Cenderung memiliki gramasi kain yang lebih tinggi, sehingga kain terasa lebih padat dan kokoh.

Kelebihan

  • Durabilitas tinggi, cocok untuk produk yang sering dipakai atau dicuci.
  • Pilihan populer untuk kaos kasual yang ingin tampil lebih solid dan struktural.
     

Jadi, ini Ideal jika prioritas Anda adalah ketahanan dan kekuatan kain.

 

Baca juga: Mengenal Yarn Count: Standar Pengukuran Benang yang Wajib Dipahami

 

2. Benang 24S (Seimbang Antara Tebal & Halus)

Karakteristik utama

  • Ketebalan berada di tengah antara 20S dan 30S.
  • Sangat cocok untuk kaos atau textile yang butuh keseimbangan antara kenyamanan dan kekuatan.

Kelebihan

  • Memberikan rasa nyaman saat dipakai tetapi tetap tidak terlalu tipis.
  • Biasanya memiliki gramasi menengah yang pas untuk berbagai kebutuhan produksi.
     

Ini membuat 24S sering dipilih sebagai pilihan multi-fungsi di industri apparel.

 

3. Benang 30S (Tipis, Lembut & Nyaman)

Karakteristik utama

  • Termasuk kategori lebih halus dan ringan dibanding 20S dan 24S.
  • Biasanya menghasilkan kain dengan gramasi lebih rendah yang lembut saat disentuh.

Kelebihan

  • Kain terasa lebih adem dan breathable, cocok untuk cuaca panas atau pakaian harian.
  • Tampilan kain lebih halus dan sering dianggap lebih premium dalam konteks comfort wear.
     

Namun, karena lebih tipis, kain dengan 30S memerlukan perhatian ekstra pada proses produksi agar tetap kuat dan tidak cepat melar.

 

Ringkasan Perbedaan 20S, 24S, dan 30S

Aspek 20S 24S 30S
Ketebalan benang Tinggi Menengah Rendah
Gramasi kain Lebih berat Sedang Lebih ringan
Kekuatan kain Tinggi Baik Sedikit lebih rendah
Kenyamanan Cukup nyaman Nyaman Sangat nyaman
Cocok untuk Kaos yang lebih tebal & kuat Kaos serbaguna Kaos ringan & adem

 

Memilih benang yang tepat bukan sekadar soal angka. Ini menentukan karakter akhir produk tekstil Anda,  dari tingkat kenyamanan, ketahanan, hingga kesesuaian produk dengan target pasar Anda. 

Misalnya, jika target Anda adalah pakaian sehari-hari yang adem dan ringan, 30S mungkin lebih cocok. Tapi jika Anda ingin apparel yang lebih kuat untuk penggunaan berat, 20S bisa jadi pilihan lebih baik.

Butuh produk tekstil terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda, silakan hubungi kami.

Bagikan



KEMBALI