BERITA
29 Des 2025 | 96 Dilihat | Kategori Berita: Edukasi
Kesalahan memilih benang sering kali bukan disebabkan oleh mesin atau proses, melainkan karena kurang tepatnya memahami yarn count. Padahal, standar pengukuran ini berperan besar dalam menentukan performa benang dan kualitas kain akhir.
Melalui artikel ini, Kami akan mengajak Anda memahami apa itu yarn count, sistem pengukurannya, serta mengapa parameter ini menjadi acuan penting dalam industri tekstil.

Yarn count adalah istilah teknis dalam dunia tekstil yang merujuk pada angka yang menunjukkan karakter benang, apakah benang itu halus atau kasar, tipis atau tebal. Secara umum, angka ini merepresentasikan hubungan antara panjang dan berat benang, yaitu berat per unit panjang atau panjang per unit berat.
Bagi Anda yang bekerja dalam produksi teksti, baik di pabrik, laboratorium, maupun perencanaan material, mengetahui yarn count membantu memastikan kualitas kain, konsistensi produksi, serta kecocokan benang dengan proses mesin.
1. Indirect System (sistem tidak langsung)
Dalam sistem ini, angka yarn count menunjukkan jumlah panjang benang per unit berat. Dengan kata lain:
Contoh yang sering ditemui:
2. Direct System (Sistem Langsung)
Berbeda dengan sistem tidak langsung, dalam sistem ini angka menunjukkan berat benang per panjang tertentu.
Contoh umum:
Baca juga: Apa itu Proses Winding dalam Industri Tekstil? Fungsi, Tahapan, dan Manfaatnya
| Sistem | Dasar Ukuran | Interpretasi Angka | Cocok untuk |
|---|---|---|---|
| Indirect | Panjang per berat | Angka ↑ → benang semakin halus | Cotton, wol, linen |
| Direct | Berat per panjang | Angka ↑ → benang semakin tebal | Filament, sintetis |
Misalnya, benang dengan Ne tinggi menunjukkan bahwa benang tersebut sangat halus dan panjang per beratnya banyak, cocok misalnya untuk kain tipis seperti voile atau chiffon. Sebaliknya, angka Tex yang tinggi berarti benang itu lebih berat, ideal untuk kain tebal atau fungsional.
Menentukan yarn count yang tepat sangat penting saat Anda merancang kain untuk kebutuhan tertentu:
Familiaritas Anda dengan yarn count juga membantu dalam penyesuaian mesin tenun atau rajut, kontrol kualitas, dan perencanaan material, sehingga proses produksi berjalan lebih efisien dan hasilnya konsisten.

Yarn count adalah standar pengukuran benang yang penting untuk dipahami dalam industri tekstil karena ia menentukan karakter benang, baik dari sisi ketebalan, kehalusan, maupun kesesuaian penggunaannya. Dengan memahami sistem langsung dan tidak langsung, Anda dapat memilih benang yang tepat untuk kebutuhan produk dan proses produksi Anda.
Bagikan
KATEGORI BERITA
BERITA TERBARU
BERITA TERPOPULER
BERITA RELEVAN